Peluang Usaha Budidaya Ikan Kakap Merah Strain Taiwan Terbuka Lebar

By | February 11, 2019

Kehadiran kakap merah Taiwan adalah harapan baru bagi sektor perikanan negara itu. Sebab, baru-baru ini teknologi rekayasa telah berhasil melahirkan strain baru. Bahkan, kakap merah diprediksi mampu memenuhi kebutuhan benih ikan tahun ini dan tahun-tahun mendatang.
“Kakap merah Taiwan sebagai salah satu varian baru diharapkan menjadi alternatif baru bagi masyarakat,” kata Kepala BBPBL Lampung Mimid Abdul Hamid

Mimid Abdul Hamid mengatakan bahwa jenis kakap merah Taiwan ini memiliki kelebihan seperti pertumbuhannya yang relatif cepat, toleransi yang tinggi terhadap lingkungan, responsifitas terhadap pakan buatan, resistensi terhadap penyakit, dan tingkat kanibalisme yang rendah.

Dijelaskan bahwa teknik pemeliharaan larva kakap merah adalah dengan mengadopsi teknologi yang digunakan dalam pemeliharaan larva kakap putih dan kerapu kerapu.

“Tim kami telah berhasil melampaui fase kritis dalam tahap pembenihan, yaitu fase pemeliharaan larva dengan tingkat kelangsungan hidup hingga 10% atau tertinggi dibandingkan kakap merah lainnya yang hanya mencapai 7%,” kata Abdul Hamid.

Seperti yang diakui Krisna, pemilik HSRT di Tanjung Putus di Kabupaten Pesawaran, keberhasilan bibit kakap merah Taiwan ini sangat menguntungkan pembenah yang pada awalnya tidak produktif.

“Dengan diperkenalkannya ikan jenis baru ini, HSRT yang awalnya kurang produktif dapat lebih dioptimalkan lagi, terutama karena kebutuhan saat ini akan benih terus meningkat,” kata Krisna.

Secara ekonomis, bisnis galur HSRT kakap merah sangat menguntungkan. Saat ini, kapasitas produksi di BBPBL Lampung mencapai minimal 15.000 ekor per bulan. Jumlah ini untuk memenuhi permintaan akan kebutuhan benih, baik di Lampung sendiri maupun di daerah lain yang menjadi minat seperti Riau, Bali, Situbondo, Kepulauan Seribu dan Maluku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *