Yuk, Lihat Keunggulan dan Kelemahan Ikan Lele Sangkuriang

By | July 10, 2018

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang banyak dibudidayakan. Banyak masyarakat tertarik membudidayakan ikan ini karena tingginya minat konsumsi ikan lele di Indonesia. Selain itu, tingkat keberhasilan budidaya ikan ini pun cukup tinggi. Salah satu strain ikan lele yang banyak dibudidayakan adalah lele sangkuriang.

Ikan lele adalah salah satu jenis ikan air tawar yang banyak dibudidayakan. Banyak orang tertarik membudidayakan ikan ini karena minat yang tinggi dalam mengonsumsi ikan lele di Indonesia. Selain itu, tingkat keberhasilan budidaya ikan juga cukup tinggi. Salah satu galur lele yang banyak dibudidayakan adalah lele sangkuriang.

Lele Sangkuriang diresmikan oleh Departemen Kelautan dan Perikanan pada tahun 2004, sedangkan penelitian itu sendiri dilakukan pada tahun 2002. Penelitian ini berawal dari kekhawatiran para petani ikan lele dengan menurunnya kualitas ikan lele Afrika yang disebabkan oleh kesalahan dalam penyilangan dan produksi biji. Sampai akhirnya suatu upaya dilakukan untuk mengembalikan sifat-sifat superiornya dengan cara kembali menyeberang.

Lele Sangkuriang adalah hasil persilangan lele F6 jantan dengan induknya sendiri, F2 lele betina betina. Penamaan sangkuriang diambil dari cerita rakyat Jawa Barat tentang seorang anak yang menikahi ibunya sendiri. Dari hasil perkawinan ini ditemukan bahwa benih lele unggul seperti kemampuan menghasilkan telur dapat mencapai 40-60 ribu butir per pemijahan. Ikan lele sangkuriang juga merupakan jenis ikan lele yang lebih tahan terhadap penyakit, dapat dipelihara dalam kondisi air yang minimal dan memiliki kualitas daging yang lebih baik daripada ikan lele dumbo.

Jika dilihat dari fisiknya, lele sangkuriang hampir sama dengan lele dumbo, karena jenis ini merupakan hasil persilangan lele dumbo. Bentuk tubuhnya memanjang, bentuk kepalanya digosok (tertekan), mulutnya relatif lebar, dan memiliki empat pasang ekor. Warna tubuhnya abu-abu, memiliki dua sirip berpasangan, yaitu sirip dada dan sirip perut dan sepasang patil pada sirip payudara. Selain bisa bertelur dalam jumlah besar, daya tetas telurnya juga tinggi dan ukuran benihnya pun genap.
Namun, sayangnya ikan lele sangkuriang kurang mampu beradaptasi dengan lingkungan baru dan kelangsungan hidup benih di bawah usia satu bulan cenderung agak rentan. Jadi, Anda perlu taktik dengan meningkatkan level oksigen air dengan aerator atau air harus disempurnakan terlebih dahulu. Kelemahan lain dari lele sangkuriang adalah tidak dapat dibudidayakan dari induknya karena kualitasnya akan menurun. Jadi pembenihan harus dilakukan dengan cara back crossing. Namun, ketika sampai pada tahap pembesaran, ikan lele sangkuriang terbukti lebih unggul dalam hal berat dan ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan lele Afrika dan ular piton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *